Perusahaan makanan siap saji tersebut menyebutkan bahwa tidak ada informasi sensitif di dalamnya seperti nomor kartu kredit, nomor identitas keamanan atau bahkan data sensitif lainnya.
Juru Bicara McDonald yaitu Danya Proud mengatakan bahwa "Insiden ini telah mengakibatkan penyelidikan oleh pihak penegak hukum, Arc dan McDonald saat ini bekerja sama dengan pihak yang berwenang" selain itu di tambahkan pula "Kami juga sedang bekerja sama dengan Arc yaitu perusahaan yang mengatur database untuk mengetahui bagaimana keamanan dapat dibobol oleh pihak hacker".
Arc yaitu sebuah perusahaan mitra McDonald yaitu sebuah perusahaan yang mengatur database email.